Diikuti Kontestan 3 Benua, SMA Unggulan Haf-Sa Genggong Sabet Gold Medal

Tidak ada Komentar Share:
TERIMA PENGHARGAAN: Santri SMA Unggulan Haf-Sa (memakai kopiah) bersama para juara dari berbagai negara foto bersama seusai terima piala pada ajang ISIF kemarin.

GENGGONG- SMA Unggulan Haf-Sa Juara Internasional lagi..?, Ya.., ini yang ke sekian kalinya, dua tim SMA Unggulan Haf-Sa merail gold medal dan Bronze Medal di ajang ISIF (International Sains Invention Fair) yang di selenggarakan di BCIC (Bali Creatif Industri Center) Denpasar, Bali, Indonesia, Sabtu (22/06/2019) kemarin.

Tak tanggung-tanggung, lomba berkelas ini diikuti 147 tim dari dalam dan luar negeri. Diantaranya; Jerman, Turkey, Turmenistan (Eropa), Zembia (Afrika), Korea, Philippine, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Indonesia (Asia). Lomba ini dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Lomba ini tergolong rumit, karena disajikan menggunakan bahasa inggris, mulai dari proposal karya ilmiah, presentasi, dan wawancara dewan juri dari Jerman, Korea dan Malaysia semuanya berbahasa inggris.

Namun demikian, Beras BRASSUI karya santri SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong mampu bersaing dengan kontestan lain dan berhak meraih gold medal. Sementara ZIBETICS, plastik ramah lingkungan karya tim SMA Unggulan Haf-Sa lainnya mendaptkan Bronze Medal.

Ustadzah Yenny, S.Pd. menuturkan, juri menyarankan untuk melakukan penelitian lanjutan untuk menyempurnakan komposisi plastik ramah lingkungan. “Perlu penyempurnaan untuk bahan plastik ramah lingkungan ini,” ujarnya.

Sementara itu, beras BRASSUI karya anak didiknya ini tergolong beras instan, mudah dan praktis, tentunya dengan cita rasa yang gurih. salah satu dewan juri menganjurkan untuk mengadakan penelitian lanjutan. “Perlu uji kontrol untuk berasnya, kata dewan juri. Kalau rasanya enak, lebih enak dari beras lain yang pernah beliau coba,” ungkap ustadzah Yenny, menirukan komentar juri.

Pembina lomba yang juga mengajar bidang biologi ini mengatakan, komposisi BRASSUI ini bahan dasar Suweg, sagu, jagung, mocaf, kelor, dan beras merah. “Yang jelas ada takaran tertentu dari bahan-bahan tersebut,” paparnya.

Ustadz M. Inzah, M.Pd.I saat dikonfirmasi mengaku sangat mengapresiasi atas prestasi anak didiknya. Menurutnya, ini tak lepas kerja keras dan kerja cerdas tim dan doa barokah masyayikh Genggong. “Masyaallah tabarokallah, ini sangat luar biasa. Hari ini mamapu meraih medali emas dan bronze,” akunya. (Fid).

Previous Article

Lahirkan SOP untuk Wujudkan SMP Zaha Berprestasi-Luar Biasa

Next Article

Doa Kilat Kiai Moh. Hasan Genggong

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: