
GENGGONG – Nuansa takbir menggema penuh khidmat dan semarak di lingkungan Pesantren Zainul Hasan Genggong sejak dua hari menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H. Semarak acara dimulai dengan lomba azan dan bilal pada Rabu, 8 Dzulhijah 1446 H di Masjid Jami’ Al-Barokah Genggong, yang diikuti delegasi dari seluruh pondok unit dan perguruan tinggi yang berada dalam naungan Yayasan Pesantren Zainul Hasan Genggong.
Suasana kian terasa sakral pada malam takbiran Kamis, 9 Dzulhijah 1446 H, dengan lomba lantunan gema takbir yang menggema dari para santri menggunakan alat hasil kreativitas santri. Kegiatan ini menjadi ajang syiar sekaligus mempererat ukhuwah antarpondok dan lembaga pendidikan di bawah Yayasan PZH Genggong.

Puncak perayaan digelar pada Hari Raya Iduladha, Jumat, 10 Dzulhijah 1446 H, dengan pelaksanaan salat Iduladha yang berlangsung di Masjid Jami’ Al-Barokah Genggong. Para santri, guru, ustaz, dan masyarakat sekitar tampak memenuhi halaman masjid dan kawasan pesantren dengan penuh kekhusyukan.
Salat Iduladha diimami langsung oleh KH. Moh. Hasan Naufal (Nun Boy). Seusai salat Id, khutbah Iduladha dibacakan dengan penuh hikmah oleh Nun Hassan Ahsan Malik, dan dilanjutkan dengan tausiah oleh KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Pengasuh PZH Genggong.
“Kebetulan hari ini Iduladha bertepatan dengan hari Jumat. Subhanallah, hari yang agung ditambah bersamaan dengan sayyidul ayyam, hari Jumat,” tutur beliau dalam tausiahnya yang memberikan pesan tersirat untuk jangan menyia-nyiakan keberkahan yang Allah limpahkan di hari ini.

Melalui seluruh rangkaian ini, PZH Genggong tak hanya meneguhkan tradisi keislaman yang luhur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan pendidikan karakter di tengah santri dan masyarakat.
- Tags: #genggong


