Pesantren Zainul Hasan Genggong Gelar Halalbihalal, Ini Pesan Kiai Mutawakkil Alallah

Tidak ada komentar Share:

Genggong: Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo menggelar halalbihalal Pengasuh dengan para guru, dosen, tenaga kependidikan di semua tingkatan lembaga pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi di Gor Damanhuri Pesantren Zainul Hasan Genggong. Selasa, (17/05/2022) pagi.

Ketua Yayasan sekaligus khalifah Pesantren Zainul Hasan Genggong KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah dalam sambutanya berpesan jika ingin mendapatkan rahmat, barokah dan asror KH. Moh. Hasan Genggong di dalam kehidupan di dunia, ada 4 hal yang harus dipenuhi, pertama menjaga amanah sesuai dengan tugas-tugas dan tupoksi sesuai lembaga masing-masing.

“Kalau ingin mendapatkan barokah kiai sepuh untuk dirinya dan keluarganya maka jaga amanah ini. Kalau amanah itu dijaga dengan baik, maka insyaAllah, saya yakin keberkahan akan dirasakan. Mungkin secara materi honornya sama, tetapi nilai keberkahanya tidak sama. Saya yakin kalau mau objeknif, menilai rasanya, baik kepuasan jiwa, ketenangan hidup, ketenangan rumah tangga ini akan dirasakan, asal amanah. Maka janganlah amanah yang diterima oleh kita dibalas dengan khianat,” pinta putra KH. Hasan Saifouridzall.

Kiai Mutawakkil dengan tegas menjelaskan bahwa Khianat itu bekerja dengan asal-asalan, ingin dipuji orang bukan dari hati. Ilmunya disetting oleh nafsu, bukan oleh ketakwaan dan kebersihan hati. Perjuanganya dikendalikan oleh nafsu bukan ilmu yang bermanfaat.

“ Kedua untuk mendapatkan barokah itu dengan menjaga profesionalitas mengajar dan harus menguasai materi yang diajar pada anak-anak. Ketiga, jaga akhlak kepada Guru, orang tua dan kesesama teman seperjuangan dalam mengabdi. Keempat, jaga akhlak kepada para wali santri tanpa melihat status sosialnya,” terang kiai.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa timur berharap dengan digelarnya halalbihalal akan tumbuh kekeluargaan, kekompakan, saling mendukung baik individual maupun antar lembaga. Karena semua ini adalah instrumen ilmu dan manhaj daripada hadratussyeikh Al arifbillah KH. Moh. Hasan bin Syamsuddin bin Qoiduddin.

“Oleh karena itu saya berharap, kita semua bisa amanah menjaga amanah yang telah kita terima. Saya menjamin, barokah akan mengalir ketika kalian menjadi keluarga besar Pesantren Zainul Hasan Genggong yang amanah,” pungkasnya. (dra)

5/5 - (1 vote)
Previous Article

Silaturahim ke Ponpes Genggong, Ketum PBNU: Disini Tempat yang Barokah

Next Article

Kiai Mutawakkil Alallah : Kiai Hasan Sepuh Genggong turut terlibat mendirikan NU

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: