MA ZAHA 1 Genggong Gandeng Kominfo PZH Genggong diklat Jurnalistik

Tidak ada komentar Share:

GENGGONG- Jurnalistik merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa lepas dari kata menulis. Dan diklat adalah salah satu jalan dalam meningkatkan literasi santri dalam menulis. Karena itu, Sabtu (27/11), OSIS Putri MA Zainul Hasan 1 Genggong, mengadakan diklat jurnalistik. Dengan tujuan mengkader santri menjadi jurnalis yang profesional.

Santri bisa cakap menulis, terutama di era digital seperti sekarang sebagai bentuk syiar madrasah juga menjadi tujuan diklat ini. Tercatat, ada 66 santri yang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rusaifah tersebut. Mereka para anggota OSIS putri dan sejumlah santri perwakilan kelas.

Kegiatan rutin OSIS MA Zainul Hasan, itu mengundang Pengurus Biro Kominfo Pesantren Zainul Hasan Genggong, Rudianto, sebagai narasumber. Para santri pun terlihat begitu antusias. Redaktur Jawa Pos Radar Bromo, itu mengawali materinya dengan dasar-dasar jurnalistik. Termasuk jenis-jenis berita. Ditutup dengan praktik cara menuliskannya.

Pembina OSIS MA ZAHA Genggong Ustadz Agus Surahman berharap, setelah diklat ini terlahir para jurnalis yang handal. Serta, mampu melahirkan sebuah karya yang dapat dinikmati banyak orang. Seperti, majalah atau minimal buletin. “Nantinya akan terbentuk lembaga pers santri yang khusus bergerak dalam bidang kepenulisan,” tuturnya.

Agus mengatakan, tujuan diklat ini sesuai tema kegiatan, yakni Mewujudkan Jurnalis Santri Profesional. Serta, merupakan ikhtiar dari program OSIS Putri yang sudah direncanakan saat rapat kerja.  “Dan, tentu harapannya santri dapat mempunyai kecakapan menulis sebuah berita sebagai syiar kegiatan OSIS dan madrasah,” ujarnya.

Guna menjawab tantangan di era digital, kata agus, perlu ada transformasi digitalisasi dalam bentuk E-Koran dan E-Buletin. Karena itu, dalam diklat ini tidak hanya dibimbing dalam dasar dasar jurnalistik maupun penulisan berita, tetapi juga dilatih mendesain E-Koran dan E-Buletin.

“Harapannya, nanti akan terbentuk tim Lembaga Pers Santri (LPS). Sebagai wadah untuk mensyiarkan kegiatan madrasah,” ajarnya.

Selain mendapatkan materi jurnalistik, peserta juga dibekali materi desain grafis oleh Ach. Refki Adnan selaku pengurus Kominfo Pesantren Zainul Hasan Genggong. (hen)

Rate this post
Previous Article

Santri MA ZAHA 1 Genggong, Bekali Ilmu Kepemimpinan

Next Article

Gus Haris Dorong Tanaszaha Krejengan menuju Kemandirian organisasi

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: