Pemkot Probolinggo Tandatangani MoU dengan STIKES Hafshawaty Genggong

Tidak ada Komentar Share:

KANIGARAN – Kemarin (28/9), Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menerima kedatangan KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah dan rombongan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan, Parajakan, Kabupaten Probolinggo.

Kedatangan kiai yang juga merupakan Ketua Umum MUI Jawa Timur di rumah dinas wali kota itu, dalam rangka Penandatanganan atas Kerjasama Pemkot Probolinggo dengan STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan tentang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Magang dan Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Wali Kota Habib Hadi mengatakan, penandatanganan ini merupakan upaya memanfaatkan dan mendayagunakan sumberdaya yang dimiliki kedua belah pihak. “Jadi, kita baru saja menandatangani Nota Kesepakatan dari Pemkot dan Stikes (Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan) Genggong. Mudah-mudahan kerjasama di bidang kesehatan ini bermanfaat,” ucapnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Pudi Adji mengatakan, tujuan dari perjanjian ini, untuk mewujudkan profesionalisme di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumberdaya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah dalam jangka waktu tertentu.

“MoU (Memorandum of Understanding) ini payung hukum secara induknya, yang bersifat umum. Jadi masih perlu di break down lagi dalam bentuk PKS (perjanjian kerjasama, red), terkait apa saja yang perlu dikerjasamakan,” terangnya.

Semisal dari sisi kegiatan, lanjutnya, kerjasama bisa dilakukan dengan Dinkes PPKB, atau dari sisi kebutuhan sumber daya manusianya bisa dilakukan kerjasama dengan BKPSDM. Dari perincian perjanjian kerjasama itulah, nantinya terpilah dan diketahui, perangkat daerah mana saja yang akan diajak bekerjasama.

Sementara itu, KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah menyampaikan bahwa kerjasama ini memaksimalkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya agar lebih berhasil dalam meningkatkan dan mengembangkan Tri Dharma perguruan tinggi.

“Alhamdulillah hari ini, dari Pesantren Zainul Hasan melalui STIKES Hafshawaty, silaturrahim guna melakukan penguatan MoU terkait Kerjasama Tri Dharma perguruan tinggi,” katanya. Kedepan, dengan adanya kerjasama ini, beliau berharap, keberadaan alumni santri STIKES Hafshawaty akan lebih legal dalam melakukan praktek atau magang, yang penempatannya bisa ditempatkan tak hanya di rumah sakit bahkan di puskesmas yang ada di wilayah Kota Probolinggo. (probolinggokota.go.id)

Rate this post
  Next Article

Wakili Indonesia, Santri MA Model Zaha Raih Medali Emas di Jepang

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: