Bazar Hingga Talk Show Sejarah Kopi Indonesia

Tidak ada Komentar Share:

GENGGONG– Muktamar Kopi Pesantren di Pesantren Zainul Hasan Genggong pada Sabtu-Minggu (25-26/1/2020) dimeriahkan 39 stand yang menawarkan aneka macam komuditas daerah se Jawa Timur.

Tidak hanya kopi dengan segala kenikmatannya yang ditawarkan, tapi juga ada berbagai barang jualan dari jajanan, minuman, bahkan karya seni santri juga ada di stand.

Muhammad Qomaruszaman, M.Pd.I Koordinator Muktamar Kopi Pesantren mengaku, kegiatan ini juga merupakan serangkaian Ngaji Tani Akbar yang digelar di hari yang sama.

Qomar berharap Muktamar kopi ini akan mengangkat daya jual kopi dan sekaligus akan mensejahterakan para petani kopi di Kabupaten Probolinggo. “Semoga ini akan mengangkat harga biji kopi petani kita,” akunya.

Gus dr. Moh. Harris Damanhuri Romly, M.Kes, disela-sela talk show mengatakan, Kopi selama diminum dengan baik dan benar maka akan menyehatkan. “Bahkan bisa mengurangi diabetes. Ini belum kita ngitung bahagianya,” jelas Gus Harris.

Prawoto Indarto, penulis buku The Road to Java Coffee, alumni Jurusan Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) dalam talk show Muktamar Kopi Pesantren banyak bercerita sejarah kopi Indonesia dari masa ke masa.

sampai berita ini dirilis, acara talk show Muktamar Kopi Pesantren masih berlangsung. (fid)

Previous Article

Presiden Republik Kopi Duet Bareng Dokter Kopi

Next Article

Topang ketahanan Pangan; Pesantren Zainul Hasan Ngaji Tani Akbar

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: