SMAU Haf-Sa Kembali Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Tidak ada Komentar Share:

 

GENGGONG – SMA Unggulan (SMAU) Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong terus menunjukkan prestasinya di kancah internasional. Kali ini SMAU dinobatkan sebagai juara 1 tingkat internasional di ajang “The Second Phatthalung International Science Fair 2019 and PCCST Internasional Science Fair” yang diikuti 26 tim dari 4 negara (Thailand, Malaysia, Vietnam dan Indonesia) pada Selasa (15/01/2019) di negara Thailand.

Sebelumnya, dua tim dari sekolah yang berbasis pesantren ini mampu meraih juara 3 di ajang “Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) di Malaysia yang diikuti 400 tim dari 5 negara (Hongkong, Thailand, Singapore, Philipina, dan Indonesia) November 2018 lalu. Pencapaian dua prestasi internasional ini diraih dalam rentang waktu yang cukup singkat yakni tiga bulan.

Ustadzah Yenny Rahma, pembina tim SMAU, saat dikonfirmasi mengaku sangat terharu atas prestasi gemilang yang dicapai anak didiknya. Bahkan dirinya tidak menyangka sebelumnya beras analog karya anak didiknya ini akan dinobatkan menjadi yang terbaik di ajang internasional ini. “Campur aduk, gak nyangka, gak henti-hentinya bersyukur pada Allah,” akunya via sambungan seluler.

Ustadzah Yenny bercerita, saat tersisa 5 tim terbaik di depan pentas dan hanya menyisakan tim Indonesia dan tim tuan rumah, ada seorang ibu dari tim Indonesia lainnya, tiba-tiba maju dan memberikan bendera merah putih pada anak didiknya. “Ini bendera, kalian sudah membawa nama Indonesia, ayo pakai,” ungkap ustadzah Yenny menirukan seorang ibu pemberi bendera.

 

Tanpa disangka-sangka ternyata tim SMAU yang tersisa dari tim Indonesia lainnya dinobatkan sebagai The Winner Award (excellent Award) pada ajang ini. “Pada saat panitia di Phattalung mengumumkan dari bronze medal award, kemudian silver medal award, sekolah kami tak kunjung di panggil. Kami dagdigdug. Dan sisa 5 peserta, kelima peserta ini diminta maju ke depan. Kami tak henti berdoa, sampai pada titik akhir hanya sisa 2 negara, dan panitia menyatakan kami sebagai yang terbaik,” ungkapnya panjang lebar.

Kepala sekolah, ustadz M.Inzah, M.Pd.I mengaku sangat bangga pada anak didiknya yang terus menorehkan tinta emas di kancah internasional. Beliau tak henti-hentinya bersyukur atas pencapaian ini. “Ini adalah barokah masyayikh Genggong. Kami bisa kibarkan bendera Indonesia di Thailand. Tonggak estafet perjuangan ulama akan terus kami gerakkan. Dari santri untuk dunia,” tegasnya. (fid)

Previous Article

Santri Kelas Akhir Hafshawaty Gelar Wisata Religi

Next Article

Lomba MSQ Tingkat Nasional, MA Model Bawa Pulang Juara 1 dan Juara 2

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: