Sambung Sanad Organisasi, PK IPNU Hafshawaty PZH Genggong Ziarah Ke Maqbarah Pendiri IPNU di Yogyakarta

YOGYAKARTA: Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) adalah bagian dari generasi muda Indonesia yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara Republik Indonesia dan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya atas cita-cita perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) serta cita-cita bangsa Indonesia.

Tentunya, IPNU hadir di Negara ini untuk membetuk pelajar bangsa yang bertaqwa kepada Allah, berilmu, berakhlaq mulia, dan berwawasan kebangsaan serta bertanggung jawab atas tegaknya syariat Islam menurut faham Ahlu Sunnah Wal Jama’ah yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Berangkat dari atas, Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pondok Putra Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong yang dipimpin oleh  M. Afifullah Al Asy’ari menggelar Ziarah ke Maqbarah Pendiri IPNU Almarhum K.H. Moh. Tolchah Mansoer di Yogyakarta.

Kegiatan yang berlansung selama 4 hari, (11-14/08/2019) itu diawali dengan Ziarah ke Pendiri Pesantren Zainul Hasan Genggong, kemudian menuju ke Maqbaroh K.H. Hamid Pasuruan, Sunan Ampel Surabaya, K.H. Hasyim Asyari, Syekh Asmara Qondi, Syekh Jumadil Qubro, Sunan Bonang Tuban, Sunan Muria, Sunan Kudus, Sunan Kali Jaga, K.H. Moh. Tolchah Mansoer dan terakhir silaturrahim ke PC. IPNU Yogyakarta.

Muhammad Dandi salah satu pengurus PK IPNU Pondok Hafsahwaty Pesantren Zainul Hasan Genggong mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan amanah dari raker pengurus, disamping itu kami lakukan untuk menyambung sanad organisasi, serta mengharap limpahan berkah dari para Wali Allah. Pendiri Pesantren, pendiri NU, IPNU.

“ Tetunya, kami mengaplikasikan amaliyah Pesantren Zainul Hasan Genggong yang selaras dengan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah Annadhliyah tentang Tawassul dan Ziarah kubur” katanya.

Menurutnya, sanad tidak hanya penting dalam hal keilmuan, dalam hal organisasi juga penting untuk memantapkan hati dalam mengikuti organisasi yang lahir dari rahim Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU).

“Ziarah adalah amaliah NU yang harus kita lestarikan, semoga melalui ziarah ini bisa menambah rasa cinta kita untuk belajar, berjuang dan bertaqwa,” pangkasnya.

Kegiatan ziarah wali dan pendiri IPNU yang diikuti oleh 50 kader IPNU Pondok Hafshawaty tersebut mengakhiri dengan silaturrahim ke Pimpinan Cabang IPNU Kota Yogyakarta, disana rombongan di Pesantren Zainul Hasan Genggong ini disambut dengan ramah dan penuh dengan kekeluargaan, “ Alhamdulillah, kami disana seperti keluarga sendiri, dan isnyaAllah mereka akan mengagendakan untuk silaturrahim ke Pesantren Zainul Hasan Genggong,” pungkasnya mantan ketua PK IPNU Pondok Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong periode 2018-2019. (Hendra)

0.0
00
Elsaif Faza: