Kategori
Events

Ribuan Jamaah Bersholawat Bersama

Ashabul Bait Genggong dan undangan Genggong Bersholawat
Ashabul Bait Genggong dan undangan Genggong Bersholawat
Genggong Bersholawat
Genggong Bersholawat

GENGGONG- Ribuan jamaah memadati “Genggong Bersholawat,” di Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Senin malam (20/12/2015). Ribuan jamaah yang terdiri dari santri, guru di lingkungan Pesantren Zainul Hasan Genggong, serta warga itu kompak sarung dan baju putih.

Mereka berjajar rapi menempati halaman P5. Para santri putra dan putri yang berasal dari lembaga sekolah dasar sampai perguruan tinggi itu, serta beberapa pondok cabang lainya terlihat antusias mengikuti Genggong Bersholawat kali pertama ini.

Bersama ribuan jamaah itu, tampak sejumlah pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong. Di antaranya, K.H. Moh. Hasan Saiful Islam, Nyai Hj. Diana Susilowati, dan Nyai Hj. Endah Nihayati. Selain itu, ada undangan khusus, di antaranya Habib Muhsin Al Hamid dari Jember dan K.H. Nasir Manshur dari Jakarta. Serta para habaib dan tokoh masyarakat sekitar.

Sejak pukul 19.30 WIB, ribuan jamaah itu mulai menderas sholawat. Di tengah-tengah acara, juga dibacakan profil Habib Muhsin Al Hamid oleh KH. Moh. Hasan Maulana dan pembacaan profil K.H. Nasir Manshur (Munsyid Abuya Sayyit Muhammad Alawi Al Maliki) oleh K.H. Hassan Ahsan Malik.

K.H. Moh. Hasan Saiful Islam dalam sambutannya, mengatakan adanya Genggong Bersholawat sangat penting. Sebab, dengan membaca sholawat bisa membawa berkah. Sehingga, Genggong Bersholawat layak diadakan di mana saja, tak hanya di Genggong.

“Kita boleh mengagung-ngungkan Nabi Muhammad SAW, tapi jangan dianggap Tuhan. Dan kelak kita yakin mendapatkan syafaat dari Rosulullah dan semoga ini menjadi agenda tahunan di pesantren,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Panitia KH. Moh. Hasan Naufal meminta jamaah untuk tidak berjoget. Namun, mereka tetap boleh mengangkat tangan tapi dalam keadaan berdoa. “Gerakkan badan kalian sebagaimana kita melantunkan zikir kalimat lailaha illallah agar nilai filosofi sholawat bisa sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Di sini kita membanggakan almarhum (masyayih pesantren), kita di sini lebih-lebih membanggakan Rasulullah semoga harapan kami, shohibul bait di Ridai Allah,” ujarnya. (hsn/rud)

Satu tanggapan untuk “Ribuan Jamaah Bersholawat Bersama”

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Exit mobile version