Pesantren Zainul Hasan Genggong Berdiri Sejak 1839 Masehi

0

Sopir Khusus Orang Arab

Turis Arab naik mobil di Jakarta, Udin jadi sopirnya. Tiba-tiba, mobil yang ditumpanginya disalip pick up yang ngebut. Si Arab teriak:”Ustahiad! Ustahiad! Lalu ada truk menyalip, si Arab teriak: “Ihsibustim! Ihsibustim!” Udin heran. Tiba-tiba...

0

Batal Sholat Gara-gara Makmum Waswas

Ketika waktu dzuhur tiba, Kiai Utsman bergegas menuju masjid. Sebelum melaksanakan shalat dzuhur, ia melakukan shalat sunnah terlebih dahulu. Ketika muadzdzin mengumandangkan iqamah, Kiai Utsman pun langsung menuju “pengimaman” untuk memimpin shalat dzuhur. “Ushalli...

0

Teknologi Sawah Apung di Daerah Banjir

CIAMIS,(PRLM).- Keberadaan sawah apung memiliki prospek cerah terus dikembangkan untuk mengatasi kesulitan petani di wilayah Kecamatan Padaherang, Kalipucang dan sekitaranya yang selama ini selalu mengalami kesulitan untuk menanam padi. Hal itu disebabkan karena ratusan...

0

Telat Subuhan di Pesantren

Udin, salah seorang santri di pondok pesantren salaf Bantul, Yogyakarta, dikenal oleh rekan-rekan santri lainnya sebagai santri yang nyeleneh. Mentang-mentang baru belajar fiqih tentang shalat qadha dia mau seenaknya saja bikin sensasi di pondok....

0

Sendok Bid’ah Wakil Ketua PWNU Jateng

Suatu ketika sahabat KH Syamsudin Asrofi asal Lampung yang dulu pernah mondok bareng bersilaturrahim ke rumahnya. Sebagai penghormatan kepada sahabatnya Kiai Syamsudin memberi hidangan berupa makan. Singkat cerita, hidangan sudah disediakan kiai dan mereka...

0

Bayarlah Upah Buruhmu Sebelum Keringatnya Kering

Jono adalah seorang karyawan bawahan di sebuah perusahaan sedang bersemangat ikut dalam sebuah training menjadi enterpreuner yang diikuti semua karyawan. Pembicara dalam training tersebut memang seorang enterpreuner yang telah sukses memiliki beberapa perusahaan besar...

Bencong Bertobat 0

Bencong Bertobat

Seorang banci yang bernama Surti (aslinya Surtono) mau bertobat, sehingga dia menghadap ke Pak Haji. Banci: “Pak Haji, ini saya mau bertobat…” Pak Haji: “Alhamdulillah akhirnya kamu mau jadi laki-laki sejati kembali.” Banci: “Bukan...