Tarung Bebas untuk Pemersatu Warga NU

Tidak ada Komentar Share:
Gambar Tarung Bebas Genggong 2013
Gambar Tarung Bebas Genggong 2013

PAJARAKAN- Banyak perhatian dari pecinta silat tertuju ke tarung bebas yang dilaksanakan pada 15 juni kemarin. “Setiap tarung bebas kalau tidak berhalangan saya terbiasa ikut,” Ungkap Mahfudz (30) warga desa Condong kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo pada Kru Web Pesantren Zainul Hasan, Jumat (14/6).

Menurut  Ketua Panitia tarung Bebas,  Holis (30), Tarung bebas merupakan tradisi warga Nahdlatul Ulama di Probolinggo, Jawa Timur. Layaknya tinju bebas, peserta saling baku hantam tanpa pelindung, namun tidak ada dendam.

Peserta yang tidak disyaratkan harus dari perguruan pencak silat tertentu membuat mereka saling baku hantam di atas arena bahkan sering tanpa teknik.

Salam (26), peserta tarung bebas asal Desa Patokan, Kraksaan mengaku bertanding di acara tersebut tanpa persiapan dan juga tidak memiliki keahlian khusus.

“ Yang penting mukul dan tendang saja,” ujarnya sambil menyeka keringat sehabis bertanding.

Tradisi ini merupakan warisan sejak masa penjajahan Belanda. Mayoritas peserta adalah para santri dari Jawa Timur dan sebagian lagi merupakan masyarakat umum

Sesuai dengan namanya tarung bebas, dua peserta diuji nyalinya untuk bertarung secara bebas. Semua peserta tampil tanpa dilengkapi dengan pelindung tubuh atau pengaman lain.

Menurut Holis, batasan waktu untuk setiap peserta adalah 5 sampai 10 menit dengan pengawasan ketat oleh wasit.

Agar pertandingan berjalan adil, wasit juga bertugas mengontrol emosi peserta sehingga tidak berlebihan dalam bertanding apalagi sampai muncul dendam.

“Meskipun tidak ada kalah dan menang dalam pertandingan ini, tepuk bebas tetap tak sepi dari peserta dan penonton sebab tujuan tepuk bebas semata-mata untuk melestarikan warisan leluhur dan media pemersatu warga Nahdliyin” Pungkasnya (A.Y/).

Tarung Bebas untuk Pemersatu Warga NU
1 (20%) 1 vote[s]
Previous Article

Website pzhgenggong.or.id resmi dilaunching

Next Article

Seribu Lampu Semarakkan Isra’ Mi’raj

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: