Inzah Genggong Santuni Ratusan Warga

Tidak ada Komentar Share:

KRAKSAAN – Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kembali mengadakan bakti social (baksos). Sabtu (5/10/2019), kampus di bawah naungan Pesantren Zainul Hasan Genggong, ini menyaurkan bantuan berupa 4 ton beras, 1.6 ton gula, dan ratusan bungkus mi instan.

Sembako itu merupakan hasil bantuan dari para mahasiswa baru yang mencapai 820 orang. Masing-masing mereka menyumbang beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, dan 5 bungkus mi instan. Sembako ini pun diberikan kepada sekitar 800 warga di sekitar kampus.

“Sama seperti tahun kemarin (pembagian sembako). Cuma dulu tidak sebanyak ini. Berhubung mahasiswa baru kali ini tambah membeludak, hasil beras yang terkumpul tambah banyak,” ujar Tomo, sambil membantu mengkut beras.

Menurutnya, sebelum mendapatkan sembako, para calon penerima mendapatkan kupon dari kampus. Kupon ini yang mereka bawa untuk ditukar dengan sembako. Metode ini dilakukan untuk bias mendata nama-nama warga yang benar-benar membutuhkan.

Sebanyak 800 kepala keluarga di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, rela mengantre untuk mendapatkan bantuan. Masing-masing mereka mendapatkan satu paket sembako, berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram gula, dan 5 bungkus mi instan.

Salah seorang warga yang mendapatkan bantua adalah Maisyarah, 70, warga RW 01, Kelurahan Semampr, Kecamatan Kraksaan. Ia mengaku sangat senang bias mendapatkan beras gratis dari Kampus INZAH. “Alhamdulillah, senang bisa dapat ini. Saya sudah tiga kali dapat dalam tiga tahun terakhir ini,” ujarnya sambil membawa pulang sembakonya.

Maisyarah yang tinggal tak jauh dari Kampus INZAH, ini mengaku sudah tidak bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia yang tinggal bersama seorang anak dan dua cucu mengandalkan pendapatan dari anaknya. “Anak saya kerja di Pasuruan, cuma pulangnya seminggu sekali. Dia yang membiayai saya. Saya terima kasih sudah dibantu dapat beras,” ujarnya.

Rektor INZAH Genggong Dr. Abd Aziz Wahab, M.Ag. berharap warga sekitar kampus tidak melihat nilai bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk konkret pihak kampus untuk berbagi. “Mohon doa kepada bapak-ibu warga sekitar kampus, agar civitas akademika dapat istiqomah setiap tahun bisa berbagi rezeki,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan ratusan warga. (rfq)

Previous Article

OSIS MTs Zaha Timba Ilmu ke Pamekasan

Next Article

Studi Lingkungan, Santri SMP Zaha Punguti Sampah Pantai Duta

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: