Puluhan Santri MTs Zaha Siap Jadi Duta Kominfo

Tidak ada Komentar Share:

GENGGONG – Animo santri MTs Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, untuk menjadi Duta Kominfo, Pesantren Zainul Hasan Genggong, cukup tinggi. Sejauh ini, ada 47 santri yang menyatakan berminat dan bersedia menjadi Duta Kominfo.

Puluhan santri ini merupakan santri yang sudah mengikuti diklat jurnalistik, pada Jumat-Sabtu (26-27/9/2019). Mereka merupakan para pengurus OSIS dan ketua kelas. Saat itu, mereka belajar cara menggali dan menulis berita kepada Redaktur Jawa Pos Radar Bromo, Rudianto.

Di hari pertama, diklat diikuti oleh 52 santri putri. Selain pengurus OSIS, ada juga para ketua kelas dan Duta Madrasah. Di hari ke dua ada 48 santri putra. Mereka para pengurus OSIS dan para ketua kelas putra. Tak hanya mendapatkan teori, para peserta juga diajak untuk mempraktikkan ilmu yang sudah diajarkan. Salah satunya membuat berita tentang kegiatan diklat yang mereka ikuti mulai pukul 08.00.

Hasilnya, ternyata banyak santri yang mempunyai kemampuan menulis berita dengan baik. Di antara mereka, ada yang mampu mereportase dengan detail dan menuliskannya dalam bentuk berita straight news. “Banyak santri yang ternyata bisa menulis berita dengan baik. Terutama santri putri,” ujar Rudianto.

Menurutnya, banyaknya santri yang mempunyai kemampuan di bidang literasi ini akan semakin maksimal bila mendapatkan pendampingan yang benar. Mereka bisa terus dibina agar kemampuan menulisnya bisa terus terasah. “Juga perlu media untuk menyalurkan kecakapan mereka. Bisa saja mereka selama ini ingin menyalurkan kemampuaannya, tetapi tidak tahu harus disalurkan ke mana. Karena itu, pihak sekolah bisa memfasilitasi mereka. Misalnya, dengan membuat buletin atau majalah,” ujarnya.

Di samping mengikuti sesi praktik menulis berita, dalam pelatihan itu panitia juga menawarkan kepada santri untuk menjadi Duta Kominfo. Mereka yang berminat diminta menuliskan namanya pada selembar kertas yang disiapkan panitia. Hasilnya, ada 25 santri putra dan 22 santri putri yang mengaku siap menjadi Duta Kominfo.

Namun, mereka tidak bisa langsung menjadi Duta Kominfo. Sebab, Biro Kominfo Pesantren Zainul Hasan, hanya membuka kesempatan untuk empat santri dalam setiap lembaga. Masing-masing dua santri putri dan dua santri putra. “Nanti yang sudah siap ini, akan kami seleksi lagi untuk direkomendasikan menjadi Duta Kominfo,” ujar Pembina OSIS Putri MTs Zaha 1 Genggong, Agus Setiawan.

Sebelumnya, dalam sambutannya Agus mengaku menggelar diklat jurnalistik untuk memberi bekal kepada pengurus OSIS dalam menjalankan programnya. Sebab, ada program OSIS yang berhubungan dengan jurnalistik, seperti membuat buletin dan mading. “Kegiatan ini, jelas bertujuan memberikan ilmu kepada peserta, serta pembekalan untuk pengurus OSIS,” ujarnya. (fin)

Previous Article

OSIS SMA Zaha Dilantik, Diharap Berkarya untuk Kemajuan Sekolah

Next Article

Hari Terakhir Diklat, OSIS MTs Berlatih Baris-Berbaris

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: