Setelah Juara di Malaysia dan Thailand, Kini SMAU Bidik Korea Selanjutnya

Tidak ada Komentar Share:

GENGGONG- Lagi, santri SMA Unggulan (SMAU) Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong raih prestasi pada ajang “Youth National Science Fair” di Gymnasium UPI, Bandung, pada Jum’at – Minggu (10-12/05/2019). Salah satu lomba bidang sains bergengsi di tanah air. Bahkan juara 1,2 dan 3 berhak mendapatkan tiket mengikuti lomba tingkat internasional.

“The Smart Door Water media kontrol bendungan air otomatis dengan sistem Internet of Things (IoT)” adalah salah satu karya santri SMAU yang dinobatkan sebagai juara 3 pada ajang tersebut. Menurut ustadz Moh. Imron, S.Si, pembina tim Tekno SMAU, Kegunaan produk karya anak didiknya ini, dapat memantau bendungan air dari ponsel atau internet, dan dapat menyimpan data ketinggian air lewat data base. “Pembacaan dari sensor ketinggian, akan dikirim ke sistem Internet dan android lewat mikrokontroler arduino mega,” ungkapnya.

Butuh dua bulan lamanya menyiapkan segala sesuatunya untuk lomba ini. Queen Kartika Putri, siswi kelas X MIPA, salah satu tim peserta lomba, alat ini merupakan pengembangan dari alat monitoring dan kontrol bendungan yang telah dibuat sebelumnya. “Ini pengembangan alat yang pernah kami buat. Pastinya lebih canggih,” akunya.

Lomba tingkat nasional ini meliputi 8 kategori. Diantanya;  Fisika, kimia, ilmu hayati (pelajar), ilmu hayati (mahasiswa), sosial science (pelajar), sosial science (pelajar) teknologi dan komputer, engineering dan teknologi. Diikuti 129 tim, mulai dari tingkat SMP sampai perguruan tinggi se-Indonesia. “Pesertanya ada yang dari Palu, Makassar, Aceh, bahkan Sorong,” jelas ustadz Imron.

Masing-masing juara pada kategori lomba ini akan mendaptkan tiket mengikuti ajang internasional di berbagai negara. Diantaranya; Taiwan, China, Korea, Abu Dhabi dan Malaysia. “Alhmadulillah SMAU akan mengikuti International Science & Maker Fair 2019 di Korea,” papar lulusan Unesa ini.Kepala sekolah, Ustadz M. Inzah, M.Pd.I saat dikonfirmasi, mengaku sangat bangga pada anak didiknya. Menurutnya, juara ini sudah yang kesekian kalinya. “Subhanallah tabarokallah, tak banyak kata yang bisa saya ungkapkan kecuali rasa haru dan syukur. Ini barokah masyahikh Genggong sangat nyata. Tinggal menyiapkan ke Korea, sambung doanya,” pintanya. [] Mfd

3.7
03
Previous Article

Khidmah dan Tabarruk Mendatangkan Berkah

Next Article

Pesantren Zainul Hasan Gelar Tasyakkuran Tahtiman Alfiyah Ibnu Malik 1002 Bait

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: