Kiai Mutawakkil Dorong Pendataan-Maksimalkan Potensi Alumni

Tidak ada Komentar Share:
Ketua Dewan Mufattis Tanaszaha K.H. Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah memberikan arahan dalam acara silaturrahim jajaran pengurus Tanaszaha di ruang pertemuan MTs Zainul Hasan Genggong, Sabtu (20/4/2019).

GENGGONG- Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni dan Santri Pesantren Zainul Hasan (DPP Tanaszaha) Genggong, mendapatkan suntikan semangat dari Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. Salah satunya terkait dengan pendataan alumninya.

Kiai Mutawakkil mengatakan, sehatnya organisasi itu tergantung pada tiga hal. Di antaranya, sehatnya leadership, registrasi atau administrasi, dan sehat pendanaan. “Pemimpin organisasi harus memiliki jiwa kepemimpinan atau leadership. Tidak hanya bisa menyuruh dan berada di belakang meja. Tapi, juga harus turun ikut terjun langsung ke bawah. Harus bisa meminit potensi-potensi, baik internal maupun eksternal,” ujarnya.

Tekait dengan registrasi atau administrasi, menurut Kiai Mutawakkil, sangat perlu adanya pendataan alumni. Bahkan, pihaknya mengaku sudah lama menginginkan adanya pendataan ini. “Kami harap pendataan alumni ini bisa dilakukan di era kepemimpinan saat ini,” ujarnya dalam acara Silaturahmi dengan DPP Tanaszaha Genggong di MTs Zainul Hasan Genggong, Sabtu (20/4/2019).

Kiai Mutawakkil meminta, seluruh alumni, baik dari pondok pusat maupun pondok cabang didata. Tujuannya, bila ada informasi dari pesantren, semua alumnus bisa mengetahuinya. “Dengan data ini, potensi alumni juga akan diketahui. Sehingga, bisa meperluas jaringan dan jaringan kita bisa semakin kuat,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua DPP Tanaszaha Genggong Dr. Abdul Aziz Wahab mengatakan, sehatnya organisasi memang sangat tergantung pada pendanaan, manajeman, dan kepemimpinannya. Karenanya, pihaknya berharap semua unsur itu bisa tetap sehat.

Aziz mengakui, selama ini para alumnus yang sering mengikuti kegiatan Tanaszaha, mayoritas yang sudah senior. Sedangkan, yang muda-muda masih jarang terlihat. Termasuk di cabang Tanaszaha.

“Ke depan, kami berharap mereka juga bergabung dalam kegiatan Tanaszaha. Sehingga, akidahnya tetap kuat dengan berpedoman pada guru-guru kita di Genggong,” ujarnya di hadapan para pengurus cabang Tanaszaha Genggong.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, Nun Hassan Ahsan Malik mengatakan, acara ini merupakan silaturahmi antara pengurus Tazaszaha dengan Dewan Mufatthish. Acara ini rutin digelar setahun sekali setiap tanggal 14 Sya’ban bersama acara tahunan imtihan Pesantren Zainul Hasan.

“Tujuan pertemuan Tanaszaha ini, di samping kita mendengarkan laporan-laporan penting dari Pengurus Pusat, kita juga bisa lebih dekat dengan para Mufattish Tanaszaha. Moment tepat untuk lebih dekat bersama para guru,” ujarnya

Nun Alex -panggilan akrab Nun Hassan Ahsan Malik- mengatakan, adanya pertemuan ini, membuktikan para guru di Pesantren Zainul Hasan Genggong, tidak akan pernah meninggalkan para alumninya. Terbukti, setiap kegiatan Tanaszaha di cabang, rata-rata mufattish rutin hadir.

“Alumni Genggong yang aktif di lembaga daerahnya menjadi kepanjangan sayap dakwah Pesantren Zainul Hasan. Beruntunglah mereka yang dengan ikhlas mau berkhidmah di Tanaszaha,” ujar putra pertama K.H. Moh. Hasan Saiful Islam ini. (*)

3.5
02
Previous Article

Ingin Ilmu Manfaat-Barokah, Ini Kata Kiai Mutawakkil Alallah

Next Article

Dua Santri MTs Zaha Genggong Raih Medali Olimpiade Matematika di Thailand

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: