Shohibul Bait Genggong Minta Bahtsul Masail Dilestarikan

Tidak ada Komentar Share:

GENGGONG – Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri se-Kabupaten Probolinggo (FKP3PRO) menggelar sebuah kegiatan bahtsul masail, Jumat (18/1/2019). Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari shohibul bait Ponpes Genggong Nun Hassan Ahsan Malik.

Dalam sambutan kala membuka acara, ulama muda yang karib disapa Nun Alex ini menuturkan bahwa setiap hal tidak akan basi dibahas dalam Fiqih, meski ulama terdahulu pernah membahasnya.

“Bahtsul masail bertujuan merangsang pengetahuan para santri. Perdebatan diperboleh asal dilakukan dengan baik dan bertujuan menyatukan persepsi. Bukan saling mengalahkan,” tutur Nun Alex.

Nun Alex menyatakan bahwa tradisi ini harus tetap dipertahankan di zaman sekarang. “Hal ini agar ajaran ulama-ulama terdahulu tetap tegap meskipun zaman serba modern. Pondok-pondok boleh saja bergedung tinggi menjulang, tapi pemikiran harus tetap salaf,” tegas putra dari KH. Moh. Hasan Saiful Islam ini.

Dalam pandangan Nun Alex, bahtsul masail juga kegiatan yang menepis anggapan bahwa banyak pesantren yang sudah mulai luntur kesalafannya. Adanya kegiatan semacam ini sangat diperlukan sebagai pijakan fiqh di kalangan masyarakat.

“Pijakan kehidupan manusia ini tidak akan lepas daripada pendapat ulama terdahulu. Makanya setiap masalah di dalam hukum fiqih ini tidak akan pernah basi, terutama bagi kalangan santri,” papar pria yang akrab disapa Nun Alex. (Abdul Jalil)

Previous Article

Genggong Tuan Rumah Bahtsul Masail Putri se-Tapal Kuda

Next Article

Biro Pendidikan PZH Genggong: Menjadi Profesi Guru itu Pilihan Utama

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: