GERAKAN MENGAJI UNTUK SANG GURU

Tidak ada Komentar Share:
Santri Daerah A SMA saat melaksanakan gerakan mengaji untuk K.H. Sholeh Nahrawi, tahun 2016 lalu.

Santri-Alumni Siapkan Hadiah untuk Nun Kalim

GENGGONG– Ribuan santri, alumni, dan simpatisan Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, menyiapkan “hadiah” untuk Almarhum K.H. Sholeh Nahrawi. Hadiah itu akan disampaikan dalam haul almarhum yang akan digelar pada Senin (25/9/2017), di Pondok Baitus Sholihin, Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Hadiah ini berupa khataman Alquran, pembacaan surat Al Ikhlas dan shalawat Nabi. Kegiatan yang digagas Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Nun Hasaan Ahsan malik ini, dilakukan para santri sejak tiga tahun lalu. Setiap ada acara haul masyayikh Pesantren Zainul Hasan Genggong, para santri dan alumni istiqomah memberikan hadiah bagi sang guru.

Pada haul Almarhum K.H. Sholeh Nahrawi ke 16 tahun kemarin, santri, alumni, dan simpatisan juga memberikan hadiah. Berupa mengkhatamkan Alquran sebanyak 175 kali, membaca surat Al Ikhlas 1.475.844 kali, dan membaca shalawat khidir sebanyak 92.410 kali.

Kali ini, para santri dan alumni juga sudah menyiapkan hadiah untuk Almarhum K.H. Sholeh Nahrawi alias Nun Kalim. Rencananya, Gerakan Mengaji untuk Sang Guru ini akan dimulai Kamis (21/9/2017) malam. “Insya Allah akan dimulai nanti malam (Kamis malam). Nanti malam juga akan disampaikan kepada alumni,” ujar Kabag Kediniyahan Biro Kepesantrenan, Pesantren Zainul Hasan Genggong, Ustad A. Rosuli Zaid.

Sedangkan, Nun Hassan Ahsan Malik mengatakan, gerakan ini akan terus dilakukan setiap kali ada haul masyayikh Pesantren Zainul Hasan Genggong. Namun, dalam setiap pelaksanaannya, pihaknya tidak menargetkan harus dapat mengkhatam Alquran berapa kali. Begitu juga dengan pembacaan surat Al Ikhlas dan shalawat Khidir. “Targetnya, sesuai dengan semangatnya santri. Lebih banyak menghadiahkan khataman, maka semakin kuat persambungan hatinya pada guru,” ujarnya. (*)

GERAKAN MENGAJI UNTUK SANG GURU
3.5 (70%) 2 votes
Previous Article

Ning Nana: Barokah Kiai Sepuh Sangat Terasa

Next Article

Kiai Hasan Saifouridzall Sosok Ulama yang Komplit

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: