Menghadiri Haul, Penyambung Kemanfaatan Ilmu

Tidak ada Komentar Share:

 

Para habaib dan ulama’ saat Jalsah bersama dan haul KH Moh Hasan Genggong, Jumat (7/7/2017).

GENGGONG– Ratusan jamaah majlas dalam rangka Pembukaan Majlis Ta’lim wal Maulid Raudhotul Ulum (Majlis Tamru) dan haul Al Marhum Al Arif Billah KH. Mohammad Hasan Genggong, Sabtu, (7/7/2017) pukul 20.00 WIB. Mereka memadati lapangan P5 Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, yang jadi lokasi acara rangkaian Walimatul Khitan putra K.H. Moh. Hasan Naufal, Non Yasir.

Sejumlah ulama dan habaib hadir dalam acara tersebut. Di antaranya ada salah satu munsyid terbaik Abuya Sayyid Muhammad Bin Alawy Al Maliki, Kiai Saiful Maslul. Habib Hadi bin Ja’far bin Syekh Abu Bakar bin Salim; Habib Alwy bin Abdurrahman Al Kaf; Habib Qushoi Assegaf; Kiai Nawawi Al Shoghir, Bondowoso; dan Kiai Hasan Muis Turmudzi, Koncer, Bondowoso.
Terihat juga sejumlah pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong. Di antaranya, K.H. Moh. Hasan Naufal, Non Hassan Ahsan Malik, K.H. Moh. Hasan Maulana, dan Kiai Ahsan Qomaruszaman. Serta, Nyai Hj. Azizah Aziziah dan Nyai Hj. Wasifah Jannati.
Sedangkan, ratusan jamaah itu hadir di antaranya dari 7 koordinator daerah (korda). Meliputi, Korda Desa Condong, Kecamatan Gading; Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan; Desa Patemon, Kecamatan Krejengan; Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan; Desa Puspan, Kecamatan Maron; dan Desa Tamenggungan, Kecamatan Krejengan. Serta, masyarakat sekitar pesantren dan para santri putra dari Pondok Pusat dan Cabang Pesantren Zainul Hasan Genggong. “Alhamdulillah sudah terlaksana sesuai harapan. Ini semua tak lepas dari barokah Kiai Moh. Hasan Genggong,” ujar Koorda Pusat Majlis Tamru, ustadz Musleh Adnan.
Acara yang digelar di lapangan P5 ini merupakan puncak kegiatan setelah sebelumnya pada pukul 07.00 WIB di selenggarakan Walimatul Khitan Non Yasir. Serta, dilanjutkan arak-arakan non-non cilik menggunakan kuda hias di sepanjang jalan Raya Genggong diiringi drum band, mulai pukul 14.00 WIB. “Acara ditutup dengan pembukaan Majlis Tamru,” ujar salah satu panitia, Ustadz Sandi.
K.H. Moh. Hasan Naufal dalam sambutannya banyak memberikan informasi seputar jadwal kegiatan Majlis TaMRU yang dalam waktu dekat akan digelar. Salah satunya haul Almaarhum K.H. Moh. Hasan Genggong di Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. Beliau berharap agar masyarakat tetap semangat untuk mengahadiri majlis-majlis ulama dan haul. “Pada hahikatnya yang mengundang bukan panitia, tapi shahibul haul. Semoga kita selalu bisa menghadirinya,” harapnya.
Sementara itu, Habib Qushoi dalam ceramahnya berharap para jamaah tetap meningkatkan ibadah-ibadah yang telah dilaksanakan pada Ramadan. Menurutnya, bulan Syawal yang urutannya diletakkan setelah bulan puasa ada makna yang terkandung di dalamnya. Beliau mengatakan kata Syawal dalam kamus bahasa arab artinya peningkatan. “Apa yang kita lakukan di bulan Ramadan, ditingkatkan pada bulan Syawal,” jelasnya.
Habib asal Probolinggo ini menganggap sangat penting dalam menghadiri haul para guru, karena menghauli para guru adalah penyambung kemanfaatan ilmu yang telah diajarkan oleh para guru tersebut. “Para masyayikh adalah wasilah keilmuan kita,” ujarya. (arz/mfd)

Menghadiri Haul, Penyambung Kemanfaatan Ilmu
Nilai tulisan ini
Previous Article

Utamakan Mengenal Allah

Next Article

Gus Mus: Meski Dikatakan Bid’ah, Terus Laksanakan Haul

Lainnya..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: