Ust. Abdul Malik Al Haddad; Manusia, Sholat dan Menghormati Orang Tua

1 Komentar Share:
Ust. Abdul Malik Al Haddad sedang memberikan mauidzah hasanah
Ust. Abdul Malik Al Haddad sedang memberikan mauidzah hasanah

Manusia adalah mahluk yang sangat hebat. Bahkan kehebatan manusia ini membuat malaikat yang selalu patuh terhadap perintah Allah menjadi berani untuk mempertanyakan keputusan Allah menjadikan manusia sebagai kholifah Nya di bumi.

Menurut perkiraan malaikat manusia akan menjadikan bumi sebagai tempat melakukan kerusakan. Banyaknya jumlah manusia yang akan diciptakan, Malaikat meragukan bahwa bumi akan cukup menjadi tempat tinggal manusia. Setelah mendengar komplain dari malaikat, Allah menjawab bahwa ia juga menciptakan manusia akan menciptakan kematian.

Dengan jumlah manusia yang semakin banyak Allah tidak bingung untuk mengurangi jumlahnya. Dengan perang, bencana alam, pembunuhan dan lain-lain. “Jika saat ini kita masih hidup itu karena allah masih belum mencabut ruh dari raga kita,” ungkap Dr. Malik Al-Haddad ketika memberikan sambutan pada Haflatul Imtihan putri Pesantren Zainul Hasan (11/06).

Beliau memberikan pencerahan kepada para hadirin bahwa manusia hidup di dunia ini tidak gratis, setiap anggota bada ataunikmat yang diberikan suatu saat akan dimintai pertanggung jawabannya.

Setelah memiliki nikmat yang sangat istimewa berupa akal dan fikiran, manusia diberi kewajiban untuk melakukan perintah-perintah Allah, yaitu untuk menyembah Nya.

Salah satunya manusia diberi kewajiban untuk menjalankan sholat lima waktu. Dari penelitian-penelitian yang beliau lakukan, hanya ada  4 dari 300 siswa sekolah menengah atas di daerahnya yang melakukan sholat secara lengkap. “Banyak sekolah yang menawarkan program full day, namun hanya memberikan kesempatan 30 menit untuk sholat Dzuhur,” sesalnya.

Sholat yang paling banyak dilalaikan adalah sholat Subuh, diikuti Dzuhur dan Ashar. Satu-satunya sholat yang paling banyak dilakukan adalah sholat Maghrib. sementara Isha, sering ditunda-tunda dan ahirnya ketiduran.

“Ingat dik, setiap sholat yang kita tinggalkan akan meninggalkan bintik hitam di hati kita. Semakin sering, maka akan semakin banyak  bintik hitam tersebut. Saat itulah hati akan menjadi keras, lebih keras dari batu” beliau memberikan gambaran tentang hati orang yang sering meninggalkan sholat.

Selain menerangkan tentang bahaya meninggalkan sholat, beliau juga menganjurkan untuk menghormati orang tua. Beliau mengatakan bahwa banyak saat ini anak yang sudah tidak mau lagi menghargai dan menghormati orang tuanya.

Beliau juga mengatakan bahwa saat ini banyak ibu yang keguguran atau menggugurkan kandungannya. Kita adalah orang yang bisa selamat dari dua hal tersebut. Beliau menerangkan betapa besar kasih sayang ibu kepada anaknya, sehingga ketika sang ibu melahirkan ia akan berdoa kepada tuhan, dan meminta jika memang harus ada yang mati akibat proses ini (melahirkan) biarlah ia yang mati. Bukan bayi yang sangat ia sayangi.

Menerangkan tentang pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu, beliau menunjukkan video pinguin yang sedang bertelur. Dalam video itu ditunjukkan bahwa pinguin betina bertelur pada musim salju, agar telur tidak pecah, ia akan menangkap telur tersebut dan menyimpannya dengan cara dihangatkan bersama pinguin jantan  selama empat bulan. Selama itu pula pinguin betina dan jantan tersebut tidak makan atau minum. Pengorbanan Bapak dan Ibu pingin ini sangat besar. Setelah empat bulan telur pinguin menetas dan bayi pinguin lahir.

Di ahir ceramahnya beliau mengajak semua hadirin untuk membaca istighfar dan mendoakan kedua orang tua dan guru serta ummat Islam semuanya. (kh)

Ust. Abdul Malik Al Haddad; Manusia, Sholat dan Menghormati Orang Tua
2.3 (46.67%) 3 votes
Previous Article

Rusunawa Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong

Next Article

Goyang Bolosan TK ZAHA Buka Haflatul Imtihan Putri

Lainnya..

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: