Khidmah

Tidak ada Komentar Share:
KH. Umar Hamdan sedang memberikan ceramah
KH. Umar Hamdan sedang memberikan ceramah

Malam Jumat (04/04) selepas shalat berjamaah Isya’, semua santri khidmat mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh KH. Umar Hamdan bin Karror.

Dalam ceramah nya beliau menyampaikan masalah khidmah Khidmah adalah mengabdi kepada seseorang, sebuah lembaga atau kepada orang yang membutuhkan. Khidmah berasal dari bahasa Arab yang berarti mengabdi. Ada cerita yang berkaitan dengan hal ini, Habib Umar bin abdur Rahman Al-Atthas shohibu Ratibil Atthas, beliau memiliki seorang santri yang khidmahnya luar biasa.

Pada suatu hari, Habib Umar bin Abdur Rahman Al-Atthas mengumumkan pada semua santrinya, bahwa di pintu depan akan muncul seorang yang mulia, yakni Nabi Khidir AS. Semua santri bersiap-siap, berdiri di belakang pintu menunggu kedatangan Nabi Khidir AS. Namun ada seorang santri yang tidak berdiri, dia adalah As-Syeh Ali bin Abdullah Karras yang tetap pada posisi duduk di dekat gurunya. Sang guru heran, dan bertanya “Nak, kenapa kamu tetap duduk, tidak berdiri bersama teman-temanmu untuk menyambut kedatangan Nabi Khidir AS?”.

“Benar guru. Saya santri jenengan. Niat saya mengabdi kepada jenengan. Saya menunggu dan berada didekat jenengan lebih utama untuk selalu saya lakukan” santri menjawab.

Habib Umar bin Abdullah Al-Atthas tertegun mendengar perkataan santrinya. Beliau sangat bangga padanya. Rasa bangga sang guru meluap, sehingga beliau bersumpah “Tak akan sampai sambungan silsilah sanad kepadaku sebelum menyebutkan nama santriku ini”.

Sampai saat ini nama Ali bin Abdullah Karras selalu disebut oleh orang-orang yang ingin menyambungkan silsilah sanad kepada Habib Umar bin Abdullah Al-Atthas. (lil/kh)

Khidmah
1 (20%) 1 vote
Previous Article

Marhaban Ya Romadhan

Next Article

Ini Dia Orang Miskin yang Ingin Membunuh Khalifah Umar Bin Khattab

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: