Khasiat Sholawat Tibbil Qulub; Kunjungan Singkat Ustad YM

Tidak ada Komentar Share:

Tak seperti biasanya, Ust Yusuf Mansur yang datang untuk mengisi pengajian atau memberikan ceramah agama, kali ini (07-01-2014) beliau mampir di Pesantren Zainul Hasan Genggong dalam rangka menjadi imam solat Magrib di masjid Al-Barokah Pesantren Zainul Hasan. Beliau datang sekitar pukul 17.25. Selanjutnya solat Magrib berjamaah  dilaksanakan pada pukul 17.50.

Selesai sholat dan membaca shalawat Tibbil-Qulub beliau memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menceritakan bahwa seorang santri harus merasakan keajaiban pesantren. Seorang santri tidak boleh merasa minder atau putus asa ketika suatu saat ia kehabisan bekal.

Ustad Yusuf Mansur sedang membrikan sambutan setelah mengimami sholat Magrib
Ustad Yusuf Mansur sedang membrikan sambutan setelah mengimami sholat Magrib

“Suatu saat santri-santri kehabisan bekal, pegang itu wadah nasi. Bacakan sholawat bersama-sama. Saya jamin tetap kosong,” ucapnya diikuti oleh tawa meriah semua santri dan warga sekitar yang ikut melaksanakan jama’ah.

“tapi jangan dilihat wadah nya, lihatlah apa yang akan terjadi. Setelah selesai membaca sholawat, datang seseorang menawarkan nasi, itulah barokah shalawat yang akal tidak akan pernah sampai untuk merumuskannya,”  lanjutnya.

Beliau juga menceritakan bahwa suatu ketika ada seorang santri di PP Darul Qur’an, yang ia asuh, mendapatkan musibah tertimpa pintu lemari sehingga menyebabkan batang tengkorak kepalanya putus.  Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa akan dilaksanakan operasi penyelamatan. Operasi tersebut dalam rangka menyelamatkan jiwa santri dengan konsekuensi kebutaan dan kelumpuhan seumur hidup.

Setelah mengetahui vonis yang diputuskan oleh dokter, seluruh santri bersama-sama menghatamkan Al-Qur’an dan membaca shalawat Tibbil-Qulub.  Beberapa jam kemudian, santri tersebut, yang telah koma kurang lebih sehari, bisa mengikuti bacaan shalawat. Setelah membaca shalawat ia koma lagi.

Dokter yang memperkirakan ia akan lumpuh selamanya pun terkagum-kagum dengan perkembangan tersebut. setelah beberapa hari, batang tengkorak kepala tersebut bisa diganti dengan batang tengkorak dari plastik. “Alhamdulillah, sekarang santri tersebut sudah sembuh, bisa berjalan dan menjalankan aktivitas seperti biasa.” pungkasnya.(kh)

Previous Article

Ikutilah dan menangkan hadiahnya

Next Article

Apel Liburan Maulid

Artikel Lainnya

%d blogger menyukai ini: